cxhkir.com

5 Cara Merawat Tenun, Hindari Pencucian dengan Detergen Bubuk

Busana Tenun Baduy Karya Emmy Thee

Jakarta -

Seperti batik, tenun sebagai salah satu warisan budaya semakin diapresiasi. Terbukti, tak sulit untuk mencari busana berbahan tenun belakangan ini. Namun, sulitkah merawatnya?

Menurut desainer Emmy Thee, tenun memang butuh perawatan khusus, terutama untuk pencucian dan penjemuran. "Terutama yang terbuat dari pewarnaan alami," katanya saat dihubungi , Rabu (28/6/2023).

Busana Tenun Baduy Karya Emmy TheeBusana tenun Baduy karya Emmy Thee. (Foto: Dok. Pribadi)

Merintis UMKM yang fokus mengangkat wastra, Emmy yang berbasis di Tangerang Selatan, Banten, telah menggarap berbagai tenun dari seluruh penjuru daerah di Indonesia seperti Sumba, NTT, dan Baduy, Banten.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan pengalamannya tersebut, ia pun berbagi tips merawat tenun:

1. Jangan terlalu sering dicuci

Kain atau busana berbahan kain sebetulnya tidak perlu dicuci setiap kali setelah pemakaian. "Kalau terlalu sering bisa membuat warnanya pudar," kata perempuan yang melakoni profesi desainer sejak 2014 ini.

2. Teknik mencuci

Jika tak mau repot, saran Emmy, lebih baik andalkan jasa penatu (laundry). Namun, bila pencucian di rumah menjadi opsi, maka cukup rendam tenun saja. Hindari pencucian dengan mesin cuci.


3. Jangan pakai detergen bubuk

Menurut Emmy, pembersih yang paling cocok untuk adalah lerak, tumbuhan yang bijinya dikenal berkhasiat sebagai detergen alami. Bisa juga ganti deterjen dengan sampo atau produk pembersih lain yang minim kandungan kimiawinya. Perlu mendapat perhatian bahwa pemakaian deterjen bubuk sangat tidak disarankan. "Butirannya bisa tertinggal di permukaan kain," katanya.

Rumah Sumba Edward Hutabarat di Candi BorobudurPembuatan tenun khas Sumba, NTT. (Foto: Daniel Ngantung/)


4. Jangan diperas kuat-kuat

Setelah pencucian, mengeringkan produk tenun cukup dengan ditekan-tekan untuk mengeluarkan air. "Kalaupun ingin diperas, jangan terlalu dipelintir," katanya. Kemudian jemur, tapi jangan langsung di bawah sinar matahari. Untuk busana tenun, bagian dalam yang menghadap keluar.


5. Setrika dengan pelindung


Menyetrika pun butuh trik khusus. Pastikan suhu sedang atau tidak terlalu panas. "Kalau mau lebih aman lagi, lapis tenun dengan kain lain sebagai pelindung, baru disterika," saran anggota perkumpulan desainer Indonesian Fashion Chamber (IFC) ini.



Simak Video "Tips Merawat Kain Tenun Berbahan Pewarna Alam Agar Awet"
[Gambas:Video 20detik]
(dtg/dtg)
tenun umkm bri

Terkini Lainnya

  • 1. Jangan terlalu sering dicuci

  • 2. Teknik mencuci


  • 3. Jangan pakai detergen bubuk


  • 4. Jangan diperas kuat-kuat


  • 5. Setrika dengan pelindung

  • Berkah Idul Adha bagi Peternak di Malang, Kambing Jantan Jadi Primadona

  • Kisah Pelaku UMKM Bisa Kembangkan Bisnis Ternak Kambing Berkat KUR BRI

  • Dibina BRI, Sukateno Bantu Geliatkan Ekonomi Desa dengan Beternak Kambing

  • Kisah Afida Sukses Kembangkan Usaha Batik Berkat Pinjaman KUR BRI

  • Produsen Batik Pekalongan Bawa Usaha Rumahan Naik Kelas Berkat KUR BRI

  • Berkat KUR BRI, Zialova Batik Jadi Produsen Fesyen Favorit di Pekalongan

  • Terobosan Digitalisasi untuk UMKM hingga Pendidikan Indonesia

  • Pelaku UMKM Dilatih Fotografi Produk

Tautan Sahabat