cxhkir.com

Manfaat Visual Journaling, Kesehatan Mental Hingga Manifestasi Tujuan Hidup

Watercolor paint canva and brushes used to create new paintings. Hand holding a brush. Starting a bullet journal in a dot notebook. New beginnings. Art and creativity concept.

Jakarta -

Kita sudah sering mendengar tentang manfaat menulis jurnal atau journaling terhadap kesehatan mental. Hanya saja, ada kalanya isi hati sulit diungkapkan dalam kata-kata. Maka, mengekspresikannya dalam gambar dapat menjadi opsi.

Kegiatan membuat jurnal dalam bentuk gambar disebut visual journaling. Dalam dunia psikologi, metode ini sudah diakui sebagai salah satu bentuk dari art therapy.

Seperti menulis di sebuah jurnal, visual journaling juga seperti sebuah terapi yang dapat menenangkan jiwa. Selain itu, ada pula benefit yang berkaitan dengan motivasi dalam mencapai tujuan hidup.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Watercolor paint canva and brushes used to create new paintings. Hand holding a brush. Starting a bullet journal in a dot notebook. New beginnings. Art and creativity concept.Ilustrasi visual journaling. (Foto: Getty Images/iStock)

Seperti itulah yang disampaikan dalam kelas visual journaling yang digelar oleh OCBC dan studio seni Bartega baru-baru ini.

Dijelaskan oleh Fildza Ayu Fallasandy, guru sekaligus kepala tim kreatif Bartega, visual journaling pada dasarnya menggunakan peralatan yang sederhana. Biasanya media yang dipakai adalah buku sketsa, tapi buku catatan biasa atau notebook pun tak masalah.

Serta pensil atau pulpen untuk menulis, tapi Fildza merekomendasikan yang berwarna. Media melukis seperti cat air pun bisa dimanfaatkan. Begitu pula ornamen lain seperti kertas lipat atau stiker untuk memberi tekstur agar lebih menarik.

Menurut Fildza, warna yang beragam menjadi elemen penting dalam visual journaling. Pasalnya, setiap warna sarat memiliki makna psikologi dan merepresentasikan nilai-nilai yang diyakini individu.

Kegiatan Visual JournalingColor wheel yang berisikan makna-makna warna. (Foto: Daniel Ngantung/)

Saat sesi visual journaling yang digelar di Bartega, Lotte Shopping Avenue, itu, Fildza memberi meaningful color wheel yang berisi tabel warna berbentuk roda berikut makna yang terasosiasi dengannya kepada peserta.

Warna merah erat kaitannya dengan hasrat, cinta, dan petualangan. Biru dimaknai sebagai lambang kekuatan, rasa percaya diri, kesetiaan, dan kesuksesan. Adapun alam, keberuntungan, kemakmuran, dan kesehatan, merupakan nilai-nilai yang identik dengan hijau.

"Setiap warna yang kita pilih sangat mewakili perasaan atau value kita saat itu. Jadi ini akan membantu kita untuk lebih baik dalam memvisualisasikan isi hati," kata alumnus desain komunikasi visual (DKV) Universitas Trisakti itu.

Media yang digunakan kali ini sebuah kanvas yang kemudian dihiasi dengan berbagai ornamen. Tulisan berupa kutipan-kutipan inspiratif atau hasil pemikiran sendiri tentang impian yang diwujudkan ikut mempermanis.

Kegiatan Visual JournalingSalah satu kreasi peserta kegiatan membuat visual journaling yang digelar oleh OCBC dan Bartega. (Foto: Daniel Ngantung/)

Esensi visual journaling semakin bertambah dengan teknik melukis Picassofy. Bayangkan lukisan self-portrait atau gambar dari diri sendiri, tapi dalam estetika cubism yang sarat color-blocking khas Pablo Picasso, pelukis Spanyol yang tersohor itu.

Bentuknya yang abstrak memberikan kebebasan kita untuk berekspresi. Namun sekali lagi, warna menjadi focal point.

"Dengan Picassofy, warna yang dipakai untuk mengisi ruang-ruang di self-portrait kita membantu kita mengingat hal-hal yang penting bagi kita. Contohnya life goals yang dibahas tadi," katanya.

Sesi tersebut juga diisi dengan penjelasan soal pentingnya melakukan pengecekan finansial dalam mencapai tujuan tersebut.

Menurut Nyala Financial Fitness Trainer Widya Yuliarti, kesehatan finansial seseorang bergantung pada sejumlah unsur seperti ketersediaan dana darurat, besaran tabungan, dan kemampuan berinvestasi.

"Kita harus rutin melakukan financial check-up agar menjadi pribadi yang bertanggung jawab," katanya. Jika komponen tersebut bisa dipenuhi, maka besar kemungkinan semua tujuan dapat dengan mudah terwujud.



Simak Video "Penjelasan SM Ent. Soal RENJUN Rehat dari Aktivitas NCT DREAM"
[Gambas:Video 20detik]
(dtg/dtg)
visual journaling kesehatan mental

Terkini Lainnya

  • 30 Cara Menikmati Hidup Tanpa Pacaran dengan Penuh Kebahagiaan

  • Mengenal Novie Ocktaviane, Konten Kreator Psikologi dengan Pendekatan Islami

  • Kisah Irwan Wantja, Dari Pengajar Kini Jadi Konten Kreator Mental Health

  • Dear Overthinker, Lakukan 5 Cara Ini buat Usir Kebiasaan Overthinking

  • Studi Temukan Cara Tingkatkan Kesehatan Mental Mahasiswa: Mengamati Burung!

  • Dengar Lagu Sedih saat Sedang Galau Tak Dianjurkan Psikolog

  • Kata Psikolog soal Stigma Gen Z Dicap Lemah

  • Anak yang Patuh pada Saran Orang Tua Tak Selalu Baik, Begini Studinya

  • Hasil Riset: Ketidakstabilan Ekonomi Keluarga Berimbas pada Kesehatan Mental Anak

  • Pemicu Gen Z di Singapura Kurang Bahagia, Kasus Depresi Naik Terus Tiap Tahun

  • Aksi Renang 12 Km Pria Nigeria Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Mental

  • Infografis: Merasakan Gejala Awal Kesehatan Mental Ini? Cari Bantuan Healing Ya!

Tautan Sahabat