cxhkir.com

Pengakuan Wanita Cantik yang Pernah Jadi Mata-mata CIA, Tak Bebas Pacaran

Brittany Butler

Jakarta -

Wanita yang bekerja sebagai mata-mata CIA bukan hanya ada dalam film atau drama. Di kehidupan nyata, mereka yang bekerja untuk badan intelijen tentu tidak banyak memamerkan kehidupan profesional. Karena itu, cerita-cerita dari seorang CIA cantik ditunggu oleh netizen.

Adalah Brittany Butler Jennings, seorang mantan CIA yang sering mengunggah pengalamannya. Wanita asal AS tersebut bekerja jadi intel selama sembilan tahun. Tentu banyak cerita menarik yang bisa dibagikannya, salah satunya soal pacaran. Dikatakan jika tidak mudah untuk menjalin hubungan romantis selagi bekerja jadi mata-mata.

Dikatakan jika pekerjaan tersebut memang mempengaruhi berbagai aspek dalam kehidupannya. Brittany harus berhati-hati dalam mengungkap identitasnya, termasuk kepada pasangan. Ia pun diminta untuk merahasiakan sementara profesinya dan 'memindai' setiap pria yang mendekat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

[Gambas:Instagram]



"Dalam tahap awal (hubungan), aku biasanya menyamarkan deskripsi pekerjaanku, bilang bahwa aku bekerja sebagai konsultas pemerintahan. Detail=detail hanya akan lebih spesifik ketika benar-benar dibutuhkan," katanya kepada Newsweek.

Brittany sendiri tidak membagikan pekerjaannya kepada mantan pacar. Hanya suami yang kini dinikahinya saja lah yang mengetahuinya.

"Fakta tentang keterkaitanku dengan CIA adalah sesuatu yang aku bagikan hanya saat itu tidak bisa dihindari. Umumnya, hanya suamiku yang mengetahui informasi tersebut setelah hubungan kami mencapai tingkat kepercayaan dan komitmen yang signifikan," ujarnya.

[Gambas:Instagram]



Untuk menjalin hubungan dengan pria pun bukan hal yang mudah bagi mata-mata CIA, apalagi jika pasangannya tidak datang dari latar belakang serupa. Bisa dibilang ia tidak bisa terlalu bebas pacaran. Dikatakan jika penulis novel 'The Syndicate Spy' itu harus membagikan identitas pacar kepada kantor. Ia perlu mendaftarkan nama, tanggal lahir, dan informasi lain untuk memastikan orang itu aman.

"Tidak canggung atau sulit untuk mendapatkan informasi itu. Orang-orang cenderung percaya padaku dan itu lebih untuk memastikan transparansi dan keamanan," kata Brittany.

Wanita 40 tahun itu memberi tahu profesinya kepada suami empat bulan setelah pacaran. Untungnya, informasi tersebut tidak membuat sang suami takut malah menganggap Brittany semakin seksi. Suami Brittany bahkan sudah pernah berkunjung ke kantor CIA setelah memberikan nomor jaminan sosial dan tentunya dilarang masuk ke tempat-tempat tertentu.

(ami/ami)
cia intel badan intelejen negara

Terkini Lainnya

  • China Ciptakan SIM Canggih dengan Prosesor

  • Intel Dilaporkan Batal Buka Pabrik Rp 407 Triliun di Israel

  • Lunar Lake, Prosesor Laptop Intel yang Dirombak Total

  • Mantan Agen CIA Akui Bersalah Jadi Mata-mata China

  • Pendaftaran STIN 2024 Dibuka, Simak Syarat dan Cara Daftarnya di Sini!

  • Ini Komputer Super AI Terkencang di Dunia, Pakai 21 Ribu Intel Xeon

  • Bos CIA Temui Netanyahu Bahas Opsi Penangguhan Invasi Rafah

  • Mengintip Alat Mata-mata Intelijen AS di Museum CIA

Tautan Sahabat