cxhkir.com

1 dari 3 Orang Belanja Impulsif untuk Mood Lebih Baik, Ini Tips agar Dompet Aman

Ilustrasi jasa ekspedisi pengiriman barang belanja online

Jakarta -

Belanja online sudah jadi gaya hidup masa kini. Dengan kemudahan dan waktu belanja yang fleksibel, masyarakat bisa membeli berbagai kebutuhan maupun barang favorit hanya dari smartphone atau laptop.

Namun segala kemudahan itu membuat sebagian orang ketagihan berbelanja online. Ditambah lagi iklan yang berseliweran di media sosial hingga influencer yang jadi afiliator e-commerce, hasrat belanja makin tak terbendung, meskipun barang yang dibeli belum tentu penting.

"Belanja online membuat pembelian impulsif menjadi lebih mudah dari sebelumnya," kata Jack Howard, kepala kesehatan uang dari Ally Financial, seperti dikutip dari Huffington Post.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Toko-toko ada di ujung jari kita. Saat itu juga, membeli apa yang diinginkan, saat kita menginginkannya, terasa menyenangkan. Tapi setelahnya? Saat itulah penyesalan mulai merasuk dan itu adalah hal yang biasa," lanjutnya.

Berdasarkan survei yang dilakukan Ally Financial, 1 dari 3 pembeli mengatakan bahwa mereka cenderung membeli sesuatu secara impulsif agar merasa lebih baik. Namun hanya setengahnya yang mengaku bahagia setelah melakukannya.

Belanja impulsif mengacu pada pembelian secara spontan yang didorong oleh rangsangan eksternal, seperti barang menggiurkan yang ditampilkan secara mencolok atau tawaran diskon dalam waktu terbatas. Hal ini biasanya tidak direncanakan dan terjadi secara mendadak, sering kali didorong oleh emosi seperti kegembiraan atau nafsu.

Jika terjadi dua atau tiga kali mungkin tidak masalah. Tapi ketika sudah jadi kebiasaan dan tidak direm, bisa berdampak pada kondisi keuangan, terutama tabungan di masa depan.

Untuk melawan 'godaan beracun' ini, banyak konsumen kini mengambil pendekatan yang berbeda dalam berbelanja, yang populer dengan sebutan slow shopping.

"Slow shopping adalah tren keuangan yang mendorong orang untuk lebih berhati-hati dalam berbelanja, fokus untuk memilih apa yang dibeli, mengapa harus membelinya, dan berapa banyak yang akan dibelanjakan untuk pembelian tersebut," kata pakar keuangan Andrea Woroch.

Daripada langsung membeli sesuatu begitu hasrat belanja muncul, slow shopping mendorong untuk memikirkan pembelian secara matang guna membuat keputusan pembelian terbaik sesuai anggaran. Memberi waktu untuk mengevaluasi kebutuhan, biaya, dan nilai suatu benda.

"Slow shopping pada dasarnya mengambil pendekatan berbelanja yang lebih hati-hati dan dengan kesadaran penuh. Artinya, melakukan pembelian yang bijak dengan meluangkan waktu sejenak untuk menilai alasan belanja sehingga meminimalkan penyesalan setelah membelinya," kata Bola Sokunbi, pendiri Clever Girl Finance.

Bagaimana mempraktekkan tren slow shopping ini? Berikut lima caranya:

1. Pilih Barang Multifungsi

Jika kamu termasuk penggila belanja, sebaiknya pilih barang yang multifungsi. Misalnya, membeli busana di salah satu butik ternama. Belilah busana yang bisa dikenakan di kala musim hujan maupun musim panas, sehingga busana tersebut bisa dipakain kapan saja.

Sama halnya dengan membeli aksesori. Pilihlah yang bisa dikenakan saat acara formal maupun non formal. Dengan begitu kamu tak perlu mengeluarkan uang lebih untuk membeli barang-barang yang harus disesuaikan dengan acara.

2. Evaluasi Pilihan

Meskipun kamu menemukan sebuah gaun yang menarik dan indah dengan harga diskon, kamu perlu mengevaluasi gaun tersebut sebelum memutuskan untuk membelinya. Tanyakan pada diri sendiri, apakah gaun tersebut memang dibutuhkan untuk dikenakan dalam waktu dekat? Apakah gaun itu pas dan cocok untuk dikenakan oleh saya? Akankah saya terlihat mengagumkan jika mengenakan gaun ini? Apakah gaun tersebut nyaman untuk dipakai?

Dari segala pertanyaan tersebut dapat membantu kamu untuk membuat keputusan yang benar. Mungkin memang gaun itu sedang diberikan penawaran menarik sehingga menjadi setengah harga dari harga normal, namun jika gaun tersebut tidak cocok untukmu, buat apa membelinya. Yang ada hanya membuang-buang uang.

3. Pilih Barang yang Timeless

Ketika kamu memutuskan untuk membeli busana dari salah satu perancang terkenal sekalipun, ingatlah bahwa meskipun tren fashion terus berubah-ubah, namun nuansa klasik tidak akan pernah pudar. Jadi, pilihlah busana dengan desain yang klasik agar kamu dapat terus memakainya tanpa harus berbelanja busana baru lagi nantinya.

4. Konsisten, Teliti dan Cermat

Sebelum pergi untuk berbelanja, buatlah daftar terlebih dulu. Hal ini perlu diterapkan agar kamu tidak boros dan belanja sesuai keperluan yang dibutuhkan. Jika kamu belanja bulanan ke supermarket, sebaiknya teliti dalam memilih produk yang akan dibeli. Cek tanggalnya apakah makanan atau minuman tersebut masih lama masa kedaluwarsanya.

Kamu juga perlu cermat soal harga. Bandingkanlah harga barang yang ingin dibeli. Terkadang barang yang sama memiliki harga yang berbeda di toko atau supermarket lainnya. Jadi jangan segan untuk membandingkan produk dari supermarket satu dengan supermarket lainnya. Hal ini diterapkan agar kamu bisa mendapatkan produk atau barang yang dibutuhkan dengan harga termurah.

5. Buat Jadwal Berbelanja

Waktu belanja sebaiknya dibatasi setiap bulannya. Cobalah untuk menentukan hari-hari yang diperbolehkan untuk berbelanja. Dengan pembatasan dan jadwal belanja yang ketat, maka pengeluaran yang tidak penting dapat dikurangi.



Simak Video "3 Barang yang Wajib Luna Maya Bawa saat Traveling"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)
belanja impulsif slow shopping tips belanja

Terkini Lainnya

  • 1. Pilih Barang Multifungsi

  • 2. Evaluasi Pilihan

  • 3. Pilih Barang yang Timeless

  • 4. Konsisten, Teliti dan Cermat

  • 5. Buat Jadwal Berbelanja

  • 5 Tips Belanja Hemat Saat Harga-harga Makanan Melambung Naik

  • Agar Tak Boros, Lakukan 5 Tips Belanja yang Gampang Ini

  • Minta Suami Belanja ke Pasar, Belanjaan Selalu Tak Sesuai Pesanan

  • Anak Kos Tunjukkan Bisa Makan Hemat Rp 3.000 untuk 2 Hari

  • 7 Tips Belanja Agar Tak Boros dan Anti Khilaf, Ibu-ibu Perlu Tahu!

Tautan Sahabat