cxhkir.com

Apa Itu Teknik Skin Cycling? Tren Skincare yang Viral di Medsos

Mengenal teknik skin cycling. Foto: Getty Images/iStockphoto/Bogdan Kurylo

Jakarta -

Ingin mencoba tren skincare skin cycling yang ramai di media sosial? Apa itu teknik skin cycling?

Perkembangan industri kecantikan lewat media sosial semakin pesat. Banyak tren skincare bermunculan, termasuk skin cycling. Apa itu teknik skin cycling?

Skin cycling adalah metode perawatan kulit yang dilakukan secara bergiliran dan terjadwal untuk mendapatkan kulit sehat serta menghindari efek samping yang tidak diinginkan. Istilah ini diciptakan oleh seorang dokter kulit ternama, Whitney Bowe, MD.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Metode ini melibatkan peralihan rutinitas perawatan kulit untuk berfokus pada satu jenis produk skincare dalam sehari sehingga manfaatnya semakin maksimal. Metode ini diklaim bisa memberikan waktu istirahat pada kulit dari paparan bahan-bahan dalam produk skincare.

Mari kita memahami apa itu skin cycling, cara kerja, serta manfaatnya:

Apa Itu Teknik Skin Cycling?

"Ini adalah jadwal 4 malam: malam pengelupasan kulit, malam retinoid, malam pemulihan, malam pemulihan, ulangi." kata Dr. Bowe dilansir dari Allure.

"Anda akan mendapatkan hasil maksimal dari bahan aktif dalam produk perawatan kulit sekaligus meminimalkan iritasi dengan membangun malam pemulihan yang diperlukan." lanjutnya.

Cara Kerja Skin Cycling

Konsep skin cycling memungkinkan adanya keseimbangan antara dua bahan yang efektif namun berpotensi menyebabkan iritasi. Penggunaan exfoliant dan retinol secara bergantian dan dilanjutkan dengan pemulihan selama dua malam.

Hal tersebut akan memberikan waktu pada kulit untuk membangun toleransi dan mengurangi potensi penggunaan berlebihan. Skin cycling dilakukan selama 4 hari berturut-turut dengan siklus yang diulang.

Dokter kulit bersertifikat yang berbasis di Connecticut, Mona Gohara, MD, mengatakan bahwa penting untuk fokus merawat kulit agar mengurangi risiko munculnya permasalahan baru.

"Berfokus pada satu proses memungkinkan hasil yang maksimal dan iritasi minimal. Meskipun seiring berjalannya waktu, banyak orang dapat melakukan multitasking dengan menggabungkan beberapa langkah, eringkali hal ini bergantung pada tingkat kenyamanan dan sensitivitas kulit," jelas Dr. Mona.

Berikut cara kerja skin cycling:

Night 1: Eksfoliasi

Untuk memulai rutinitas skin cycling, Dr. Bowe merekomendasikan eksfoliasi kulit dengan exfoliant kimia. Dr. Bowe menyebutkan bahwa pengelupasan kulit di rumah lembut pada kulit dan memberikan tingkat pengelupasan kulit yang merata.

Exfoliant harus selalu digunakan setelah membersihkan kulit yang tetap menjadi langkah pertama. Tentu juga harus diikuti dengan pelembap.

Pengelupasan kulit tidak hanya menghilangkan sel-sel mati tapi juga dapat memperbaiki tekstur kulit sekaligus membantu bahan perawatan kulit lainnya menyerap secara efektif ke dalam pelindung kulit.

"Pengelupasan kulit, baik secara kimia maupun fisik, adalah bagian penting dari rutinitas perawatan kulit karena membantu menjaga kulit tetap lembap dan glowing, meratakan warna serta tekstur kulit, dan dapat membuka pori-pori yang tersumbat," ujar Shari Marchbein, dokter kulit bersertifikat di New York.

Night 2: Oleskan retinol

Malam kedua rutinitas skin cycling dimulai dengan cleansing kemudian retinol seukuran kacang polong. Tak lupa dilapisi dengan lapisan pelembap sebagai langkah terakhir dari rutinitas malam harimu.

"Retinoid adalah salah satu bahan ampuh untuk disertakan dalam rutinitas bersepeda kulit Anda." Kata Dr. Bowe.

Hindari memakainya berlebihan. Jika kamu mencoba menggunakannya terlalu sering atau melapisinya dengan bahan lain yang berpotensi menyebabkan iritasi maka malah akan mengalami peradangan bukan hasil maksimal.

"Retinol adalah salah satu bentuk utama vitamin A," ujar Ron Robinson.

Ini dapat membantu merangsang pergantian sel serta membantu merangsang produksi kolagen. Hal tersebut akan mengurangi munculnya garis-garis halus, flek hitam, lingkaran hitam, dan jerawat.

Jika kamu baru mengenal retinol, rutinitas skin cycling memerlukan beberapa penyesuaian. Retinol membutuhkan toleransi pada kulit. Bagi kamu yang baru mulai menggunakan bahan aktif ini, Dr. Kobets memiliki beberapa saran.

"Mulailah dengan menggunakannya seminggu sekali sebagai tambahan pelembap. Lakukan ini selama beberapa minggu hingga satu bulan sebelum memperkenalkan retinoid tambahan satu malam per bulan, sesuai toleransi," ujarnya.

Night 3 and 4: Hidrasi dan perbaiki

Sedangkan pada dua malam terakhir dari rutinitas skin cycling, Dr. Bowe menekankan dedikasi penuh hanya pada hidrasi dan repair, yang berarti tidak ada bahan aktif terlibat. Dimulai dengan mencuci muka sepanjang hari dengan cleanser yang lembut bahkan melakukan double cleansing.

Manfaat skin cycling dan apakah semua orang bisa melakukannya? KLIK HALAMAN BERIKUTNYA.

Selanjutnya
Halaman
1 2
skincare skin cycling perawatan wajah retinol manfaat skin cycling skin care kulit

Terkini Lainnya

  • Mari kita memahami apa itu skin cycling, cara kerja, serta manfaatnya:

  • Cara Mengenali Jenis Kulit Wajah yang Bisa Dilakukan di Rumah

  • 8 Cara Mengencangkan Kulit Wajah Usia 40 Tahun ke Atas, Bikin Awet Muda

  • 10 Cara Menghilangkan Ketombe di Kulit Kepala Secara Alami

  • Emina Gelar Eureka Fest 2024, Konser Musik Sekaligus Bisa Merawat Kecantikan

  • 5 Bahan Skincare Aneh Viral, Toner dari Cairan Infus Hingga Urine untuk Jerawat

  • Menurut Dokter, Ini Kandungan Skincare yang Ampuh Atasi Hiperpigmentasi

  • Alasan Rieta Amilia Luncurkan Skincare Anti-aging

  • Kulit Sehat Itu Seperti Apa? Begini Penjelasan Medisnya

  • Penyakit Kulit Berbahaya Serang Anak-anak di Gaza, Obat dan Air Bersih Tak Tersedia

  • BPOM RI Sebut Kualitas Skincare Lokal Sudah Mampu Saingi Produk Korsel

  • 10 Manfaat Teh Hijau untuk Kesehatan dan Kecantikan

  • Cara Ketahui Sabun Muka Cocok atau Tidak

  • Potret Robot Buatan Ilmuwan Jepang yang Pakai Kulit 'Hidup' di Wajahnya

  • Banjir Diskon di Pesta Pecinta Kecantikan

Tautan Sahabat