cxhkir.com

Pendiri Brand Modest Kami. Ungkap Tips Eksis di Tengah Persaingan Bisnis

Brand hijab dan modest fashion Kami. membuka gerai di Kota Kasablanka (29/6/2024).

Jakarta -

Bagi hijabers dan pecinta modest fashion tentu sudah tak asing dengan brand Kami. yang mempunyai ciri khas motif dan cuttingan busana simple. Eksistensi Kami. sebagai brand hijab dan modest fashion selama 15 tahun ini menjadi inspirasi bagi brand lainnya untuk menghasilkan karya yang unik dengan mempertahankan ciri khas.

NadyaKarina berbagi rahasia yang membuat Kami. tetap eksis di tengah persaingan bisnis hijab dan modest fashion saat ini. Menurutnya salah satu strateginya adalah ekspansi bisnis. Brand Kami. baru saja membuka gerai terbaru yang ke-28 di Mall Kota Kasablanka, Jakarta Selatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Salah satu cara untuk bertahan adalah ekspansi. Kami. buka di tempat (mall) brand saingan karena pelanggan Kami. pun bersinggungan dengan brand lain," kata Karin kepada , saat grand opening Kami. Kota Kasablanka, Sabtu (29/6/2024).

Brand hijab dan modest fashion Kami. membuka gerai di Kota Kasablanka (29/6/2024).Brand hijab dan modest fashion Kami. membuka gerai di Kota Kasablanka (29/6/2024). Foto: Gresnia/.

Karin menjelaskan beberapa strategi untuk tetap eksis di industri bisnis hijab dan modest fashion Tanah Air:


1. Mantaafkan Traffic

Karin menjelaskan dengan membuka gerai di pusat perbelanjaan bisa memperluas awareness dan mengangkat traffic pengunjung. "Secara nalar aku kalau masuk di toko otomatis masuk ke toko lainnya. Kita juga memanfaatkan trafficnya. Bedanya kalau buka di tempat yang kita menjadi satu-satunya. Tapi kita tidak bisa mengandalkan trafficnya," jelasnya.


2. Terus Berinovasi

Brand Kami. yang didirikan oleh Istafiana Candarini, Nadya Karina, dan Afina Candarini pada 2009 ini terus menghasilkan koleksi ciamik dan unik untuk berbagai acara. Selain itu, Kami. berinovasi melalui aksesori penunjang seperti bros, mukena dan tote bag.

"Inovasi produk terus menerus kita lakukan. Salah satu cara yaitu kita lakukan komunikasi dengan Kami. People (sebutan untuk pelanggan setia Kami.) yang memberikan masukkan dan itu jadi salah satu masukan yang sangat baik ketika mengembangkan produk dan sesuai dengan apa yang mereka butuhkan," ungkapnya.


3. Memberikan Penawaran Menarik

Selain itu, Karin menuturkan di gerai fisik Kami. juga memberikan penawaran menarik berupa promo, hadiah dan gimmick untuk pengunjung. Salah satunya dengan pembelian salah satu koleksi Kami. bisa mendapatkan secara gratis hijab voal best seller Kami.

4. Pembaruan Interior Gerai


Agar pengunjung bisa lebih nyaman ketika berbelanja, Karin mengucapkan Kami. mengganti konsep interior gerai menjadi lebih simple dan minimalis. Berbeda dengan gerai di mall lainnya.

"Pembaruan juga berpengaruh banget dengan pelanggan kan suka dengan sesuatu yang baru. Sekadar memindahin (display) juga akan berpengaruh. Pelanggan itu jadi tidak bosan dan harus ada pembaruan terus," tuturnya.

Karin mengucapkan di gerai kali ini, Kami. mengaplikasikan interior bernuansa silver dan clean look.

"Di Kota Kasablanka ini, Kami. mengganti konsepnya dan sudah kepikiran lama mau bikin konsep baru tapi intimate. Konsep baru prefer do something step by step. Konsep barunya tidak terlalu berubah, tidak terlalu gold, kita hanya mengubah warna cat. Biasanya banyak elemen emas, di sini tidak ada. Kita kepengen clean look dengan marmer sehingga lebih minimalis," terangnya.

Brand hijab dan modest fashion Kami. membuka gerai di Kota Kasablanka (29/6/2024).Brand hijab dan modest fashion Kami. membuka gerai di Kota Kasablanka (29/6/2024). Foto: Gresnia/.

Karin mengatakan Kami. juga berkolaborasi dan menggandeng muse yang sesuai dengan image atau ciri khas brand mereka.

"Kolaborasi juga berpengaruh dan kita simpan untuk special occasion. Kalau untuk koleksi stripes menggunakan muse atau sosok yang sesuai dengan Kami." tambahnya.

Persaingan bisnis di pusat perbanjaan yang cukup ketat, Karin menyebutkan tantangan yang dihadapi ketika membuka gerai baru di pusat perbelanjaan di tengah ibu kota.

"Buka di mall tentu saja biayanya jauh lebih mahal di banding ruko. Tapi worth dengan trafficnya. Tergantung seperti apa lokasi (toko)nya dan dimana. Karena Kokas ini kan ramai pengunjung dan target marketnya sendiri juga harus diperhatikan," pungkasnya.

(gaf/eny)
brand hijab hijab kami istafiana candarini nadya karina afina candarini kota kasablanka

Terkini Lainnya


  • 1. Mantaafkan Traffic


  • 2. Terus Berinovasi


  • 3. Memberikan Penawaran Menarik

  • 4. Pembaruan Interior Gerai

  • Penampilan Salma Salsabil Bikin Heboh Audisi Emeron Hijab Hunt di Bandung

  • Wilujeng! Tiga Besar Peserta Lolos Audisi Emeron Hijab Hunt 2024 di Bandung

  • Aksi Peserta Emeron Hijab Hunt Bikin Kaget, Patahkan Besi hingga Taekwondo

  • Aksi Memukau Peserta Audisi Emeron Hijab Hunt, Suara Merdu hingga Monolog

  • Audisi Emeron Hijab Hunt, Peserta Ada Bawa Besi dan Tampil dengan Wajah Lebam

  • Hari Ini, Yuk Nonton Salma Salsabil di Audisi Emeron Hijab Hunt 2024 Bandung

  • Hijab Sebabkan Ketombe? Begini Penjelasan Dokter SpKK

  • Kantor Turkish Airlines Ditutup Paksa Polisi Iran gegara Menolak Hijab

  • Tajikistan Resmi Larang Warganya Pakai Hijab, Padahal Mayoritas Muslim

  • Amanat Mendiang Suami Jadi Penguat Nadzira Shafa Istikamah Berhijab

  • 5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

  • Keseruan Meet & Greet Minions 'Despicable Me 4' di Kokas

  • Mengais Asa di Kampung Pemulung Menteng Atas

  • Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik di Pusat Perbelanjaan

Tautan Sahabat