cxhkir.com

Apakah Semangka Bagus untuk Diet? Bagus Asalkan...

Diet semangka. Foto: iStock

Jakarta -

Ingin mengonsumsi semangka saat sedang program turun berat badan? Apakah semangka bagus untuk diet? Cari tahu di sini yuk jawabannya.

Semangka merupakan buah merah berair yang identik dengan musim panas dan dianjurkan dikonsumsi selama bulan Ramadhan. Namun saat sedang menurunkan berat badan, apakah semangka bagus untuk diet?

Ternyata memiliki potensi untuk membantu program diet Bunda. Kandungan airnya yang tinggi, kalori rendah, dan serat yang cukup menjadikannya pilihan camilan ideal untuk menjaga berat badan ideal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Semangka juga mengandung senyawa bermanfaat yang dapat membantu membakar lemak dan meningkatkan pencernaan. Lalu bagaimana dengan kandungan gula dalam semangka yang disebut tinggi?

Apakah Semangkat Bagus untuk Diet?

Jawabannya bagus. Mengutip Verywell Health, semangka merupakan salah satu buah terbaik untuk dimasukkan ke dalam menu harian dietmu. Semangka mengandung nutrisi yang dapat membantu menurunkan berat badan dengan meningkatkan rasa kenyang, membangkitkan kinerja olahraga, membakar lemak, dan membantu pencernaan.

Tak hanya itu, semangka juga bisa memuaskan hasrat ingin makanan manis. Ini dia beberapa manfaat semangka untuk diet:

1. Membuatmu cepat kenyang

Semangka mengandung 92% air, menjadikannya pilihan yang sangat baik untuk tetap terhidrasi. Dehidrasi dapat membuatmu merasa lapar dibanding haus sehingga menyebabkan asupan kalori tidak diperlukan saat tubuh membutuhkan air.

2. Rendah kalori

Satu cangkir semangka mengandung 45 kalori. Jumlah ini jauh lebih rendah dibandingkan camilan lain seperti keripik kentang (540 kalori per 100 gram) atau cokelat (570 kalori per 100 gram).

Mengganti camilan ultra-olahan berkalori tinggi dengan semangka dapat membantumu mengurangi kalori dan menurunkan berat badan sambil tetap merasa kenyang.

Sebuah penelitian menemukan bahwa mengonsumsi makanan rendah kalori dan bervolume tinggi sebelum makan dapat mengurangi rasa lapar dan asupan kalori secara keseluruhan. Tentu dapat membantu penurunan berat badan.

3. Tinggi serat

Kandungan serat dalam semangka membantu melancarkan pencernaan dan menjaga kadar gula darah stabil. Makanan tinggi serat seperti semangka juga membuatmu lebih cepat kenyang.

Dalam sebuah penelitian, partisipan diberikan 2 cangkir semangka atau kue rendah lemak dengan kalori yang sama setiap hari selama 4 minggu.

Para peneliti menemukan bahwa kelompok yang mengonsumsi semangka mengalami penurunan rasa lapar, berkurangnya asupan makanan, dan berkurangnya keinginan untuk makan.

Konsumsi semangka juga secara signifikan mengurangi berat badan, indeks massa tubuh (BMI), tekanan darah, dan rasio pinggang-pinggul

4. Meredakan sakit otot setelah olahraga

Semangka mengandung asam amino yang disebut citrulline. Ini meningkatkan konsentrasi L-arginin dalam darah (asam amino yang membantu tubuh membangun protein).

Kemudian hal tersebut dapat meningkatkan produksi oksida nitrat, meningkatkan aliran darah dan pengiriman oksigen otot. Nitric oxide juga mengatur berbagai fungsi otot rangka, termasuk kontraksi dan perbaikan otot.

Peningkatan oksida nitrat dari konsumsi citrulline dapat membantu mengurangi nyeri otot

5. Membantu membakar lemak

Citrulline dalam semangka dapat dimetabolisme menjadi arginin. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa suplementasi arginin dapat secara signifikan mengurangi BMI, lingkar pinggang, dan massa lemak.

Ini juga dapat membantu meningkatkan massa otot. Namun diperlukan lebih banyak penelitian untuk memastikan manfaat ini.

Hal ini mungkin disebabkan oleh potensinya untuk meningkatkan perkembangan jaringan adiposa coklat dan termogenesis (proses produksi panas). Jaringan adiposa coklat juga dikenal sebagai lemak coklat, jenis lemak tertentu yang dapat menghasilkan panas dan meningkatkan jumlah kalori yang dibakar tubuh.

Risiko Makan Semangka Terlalu Banyak untuk Diet

Meskipun semangka sangat bergizi, mengonsumsinya secara berlebihan dapat menyebabkan efek samping yang tidak diinginkan. Semangka adalah makanan FODMAP (fermentable oligo-, di-, monosaccharides, and polyols).

FODMAP adalah karbohidrat rantai pendek (gula) yang tidak mudah diserap di usus. Meskipun banyak orang tidak mempunyai masalah dengan FODMAP, FODMAP dapat menyebabkan nyeri, kembung, sembelit, dan/atau diare pada orang dengan sindrom iritasi usus besar (IBS).

Makan semangka secara berlebihan dapat meningkatkan gula darah pada penderita diabetes. Hal ini juga dapat menyebabkan kondisi langka yang disebut likopenemia yang menyebabkan perubahan warna kulit menjadi kuning-oranye.

Jadi, apakah semangka bagus untuk diet? Bagus, asalkan tidak berlebihan mengonsumsinya ya.

Cara Mengonsumsi Semangka untuk Diet...KLIK HALAMAN SELANJUTNYA.

Selanjutnya
Halaman
1 2
semangka buah semangka untuk diet diet semangka diet

Terkini Lainnya

  • Apakah Semangkat Bagus untuk Diet?

  • Risiko Makan Semangka Terlalu Banyak untuk Diet

  • Jika Hanya Bisa Makan 1 Jenis Makanan Saat Diet, Pilih Daging, Ini Alasannya

  • Diet Prilly Latuconsina Turun BB 10 Kg, Kurangi Makan Gula dan Gorengan

  • Ini Jam Makan Malam untuk Diet yang Tepat Menurut Penelitian dan Ahli

  • Nayeon TWICE Kerja Keras Diet Ekstrem & Olahraga Demi Comeback Album Solo

  • 7 Pengganti Minyak Goreng untuk Diet, Makan Gorengan Jadi Lebih Sehat

  • Ed Sheeran 1,5 Tahun Kecanduan Makan Chicken Wings, Berat Badan Naik 25 Kg

  • 6 Tanda Diet Salah dan Sudah Tak Sehat untuk Tubuh

  • BB Sempat Nyaris 100 Kg, Ed Sheeran Sukses Turun 32 Kg Pakai Cara Ini

  • Demi Peran dalam 'Queen of Tears', Kim Ji Won Hindari Makanan Ini

  • 5 Tips Pola Makan dan Ngemil di Kantor Agar Tak Gendut

  • 5 Kebiasaan Makan Siang Ini Bikin Berat Badan Cepat Naik

  • Perusahaan Ini Siapkan Bonus Rp 2,2 M buat Pegawai yang Turun Berat Badan!

  • Amanda Manopo Turun BB 14 Kg, Dulunya Doyan Ngemil!

Tautan Sahabat